Gandeng Bank Sampah Induk, Dinas Perkim Sosialisasi Sanitasi Aman di Pagedangan
TANGERANG, Bumipertiwiasri.com – Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pemakaman (Perkim) Kabupaten Tangerang terus bergerak aktif meningkatkan kualitas lingkungan hidup masyarakat di wilayah Kabupaten Tangerang.
Melalui UPTD Pengelolaan Air Limbah Domestik, Dinas Perkim berkolaborasi dengan Bank Sampah Induk (BSI) Binaan Yayasan Bumi Pertiwi Asri, menggelar kegiatan sosialisasi sanitasi aman dan program Bale Desa di Kecamatan Pagedangan, Kamis (21/5/2026). Kegiatan strategis ini dilaksanakan dalam rangka sinkronisasi data serta kolaborasi peningkatan capaian akses sanitasi, program Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan, perwujudan Rumah Sehat, hingga pemantauan Kualitas Air Minum. Tidak hanya itu, agenda ini juga berfokus pada penguatan pengelolaan sampah di 29 kecamatan dengan menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.
Kepala UPTD Pengelolaan Air Limbah Domestik Dinas Perkim Kabupaten Tangerang, Soca Anggoro W, ST. M.Eng dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memegang peranan krusial dalam mengubah perilaku masyarakat terhadap lingkungan. "Melalui sosialisasi ini, kami mengundang pihak-pihak terkait untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran masyarakat dalam bersanitasi secara sehat. Kami juga mendorong warga agar lebih bijak dalam memanfaatkan sampah guna menumbuhkan ekonomi sirkular yang berkelanjutan," jelas Soca Anggoro.
Selain fokus pada edukasi perilaku hidup bersih, target dari kegiatan ini adalah menargetkan pembenahan dari sisi administrasi daerah. Pihak Dinas Perkim menekankan pentingnya sinkronisasi data yang akurat, valid, dan akuntabel, agar setiap program intervensi sanitasi di masa mendatang tepat sasaran.
Dengan adanya sinergi kuat antara Dinas Perkim, Dinas Kesehatan, Bank Sampah Induk, dan pemerintah kecamatan, diharapkan capaian sanitasi aman di wilayah Pagedangan dan Kabupaten Tangerang pada umumnya dapat meningkat secara signifikan, demi terwujudnya masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.
Dari data yang dipaparkan, secara keseluruhan, mayoritas KK di wilayah Kecamatan Pagedangan telah memiliki akses sanitasi yang memadai. Namun, masih terdapat beberapa desa yang memiliki catatan KK Open Defecation Tertutup atau Buang Air Besar Sembarangan di tempat tertutup dan Buang Air Besar Sembarangan di tempat terbuka.
Wilayah dengan capaian sanitasi paling baik adalah Desa Medang, Pagedangan, Cicalengka, Cihuni, Cijantra, Lengkong Kulon, dan Situ Gadung. Sementara wilayah yang masih memiliki masalah Buang Air Besar Sembarangan (OD) terdiri dari empat desa. Di antaranya, Desa Jatake terdapat 42 KK OD tertutup dan 18 KK OD terbuka; Desa Kadu Sirung terdapat 147 KK OD tertutup; Desa Karang Tengah terdapat 30 KK OD tertutup; dan Desa Malang Nengah terdapat 175 KK OD tertutup dan 75 KK OD terbuka.